Review Realme 3, setelah sebulan pemakaian. Sebelum beli, pahami kelebihan dan kekurangannya

Setelah hampir sebulan pakai Realme 3 (bukan yang pro), saya menemukan kelebihan dan kekurangannya. Wajar di setiap produk buatan manusia, tak terkecuali smartphone pasti ada yang namanya plus dan minus. Ketika pengen ganti HP baru atau kepo dengan HP terbaru semisal Realme 3, biasanya saya googling atau cari videonya di YouTube.

Nah kali ini saya akan membagikan pengalaman saat memakai Realme 3, smartphone fenomenal yang saya beli dengan harga Rp 1.999.000 saja dengan RAM 3GB + Memori Internal 32GB.

Sebelum beli, ada baiknya mengetahui apa saja sih kelebihan dan kekurangan Realme 3 ini.

Saya bahas kekurangannya dulu ya. Yang pertama yakni di bagian body belakang-terbuat dari plastik dengan warna berkilau-yang mudah sekali meninggalkan bekas sidik jari. Kalau tanpa softcase tentu cukup mengganggu. HP akan selalu terlihat kotor dan berminyak.

Kekurangan kedua yakni softcase bawaan memiliki bagian tepi yang terlalu tinggi. Jadi ketika hendak membuka notification center, jari telunjuk atau jempol saya selalu terhalang dengan softcase. Ini sejatinya lebih disebabkan karena pinggiran softcasenya terlalu tinggi atau karena jenis layarnya fullscreen sehingga mepet dengan tepian softcase? Saya cenderung menyalahkan softcase, karena softcase lain dengan tepian rendah cenderung tidak mengganggu.

Ketiga, layarnya terlalu terang / kontras. Saya tidak terlalu nyaman dengan HP merk OPPO dan VIVO karena layarnya menurut saya terlalu terang. Beda ya antara terang dan tajam. Tajam itu tidak selalu harus terang. Jadi saya merasa kurang nyaman dengan layarnya, walaupun bisa diatur tingkat kecerahannya. Secara default, jika diatur mode pencahayaan otomatis maka akan selalu lebih terang daripada HP Xiaomi yang saya pakai sehari-hari.

Keempat, fitur switch antar keyboard letaknya kurang bagus. Untuk mengganti pilihan keyboard yang digunakan, saya harus membuka notification center lalu memilih Keybaord Input Method. Akan jauh lebih praktis dan cepat jika tombol switch keyboard ini ditaruh di bagian bawah keyboard yang sedang aktif. Karena saya pedagang online yang sering menggunakan lebih dari 1 keyboard, maka fitur ini sangat saya perlukan.

Ok, sekarang giliran kelebihan Realme 3 yang pertama yakni OS nya menyediakan fitur usap dengan 3 jari untuk menangkap layar (screen capture). Ada juga fitur lain yakni wake up phone atau on display jika hp diangkat atau digoyang. Karena saya cukup sering menggunakan BCA Mobile dan butuh screen capture bukti transfer, maka fitur usap dengan 3 jari sangat membantu. Praktis dan jarang meleset (sering meleset kalau screen capture dengan menekan tombol power dan volume di Xiaomi).

ColorOS nya juga mendukung clone apps alias bisa mengloning aplikasi. Ini kelebihan kedua yang biasanya juga saya pakai. Jadi misalkan saya butuh 2 akun WhatsApp agar bisa on di satu HP, maka fitur clone apps sangat berguna. Apalagi setelah aplikasi kloning pihak ketiga di Google Play Store yang biasa saya pakai, sudah tidak ada lagi di Google Play Store. Mungkin terkenan kasus ijin kloning apps deh.

Kelebihan yang paling saya suka yakni di nomor 3 ini: respon finger print nya cepat! Sensor sidik jari yang sering saya pakai untuk membuka kunci HP ini benar-benar responsif dan jarang gagal dalam membaca sidik jari saya. Akurat dan cepat!

Keempat, yang tidak terlalu berguna bagi saya (karena saya kerja di rumah) yakni adalah performa baterai. Performanya cukup bisa diandalkan bagi teman-teman yang sering keluar rumah. Biasanya saya mengecharge hingga kondisi full di 100% pada pagi hari antara jam 7-8 kemudian saya pakai seharian dan baterainya masih ada sekitar 20% di pukul 6-7 malam. Adapula pemakaian saya biasanya chatting, buka FB dan YouTube. Buka email dan sesekali telepon. Terasa sekali jika dibandingkan dengan daily driver saya, Realme 3 ini baterainya cukup awet. Meski saya tidak terlalu diuntungkan dengan performa baterai, tapi saya yakin ini kelebihan dan biasanya orang cari HP yang baterainya awet hingga seharian.

Sebenernya kurang adil jika selalu membandingkan Realme 3 yang RAMnya cuma 3GB dengan Xiaomi saya yang RAMnya 4GB. Tapi menurut saya cukup menarik karena Realme ternyata masih bisa unggul di beberapa faktor padahal harganya terpaut 50%. Nanti saya akan bahas juga Realme 3 dengan kakaknya si Realme 3 Pro, apakah beda performanya cukup kentara atau hanya beda tipis?

Bagi temen-temen yang mau lihat videonya bisa tonton langsung disini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *